Rantang Perdamaian
Cerpen Tumben-tumbennya, pak Roy bawa rantang ke kantor, selama ini bertahun-tahun bekerja tidak membawa rantang. Telah sepekan pak Roy membawa bekal makan siang di kantor. Beberapa teman dan termasuk saya merasa heran, tapi pak Roy seakan tau keheranan kami, tanpa ditanya memberikan penjelasan, “dari istri tersayang, takut usia tua ini maag.” Dan kamipun senang mendengarnya, Alhamdulillah […]