
Ditulis oleh Arum Faiza, wanita muda yang hebat (pendapat saya😍)
Buku ini berkisahkan para wanita yang berjuang menegakkan agama Islam, yang mencintai agama Islam.
Mencintai Rasulullah
Penuh dengan rintangan dan ujian, semua dilalui karena tekad yang kuat atas kecintaan terhadap agama Islam.
Begitu berat perjuangannya
Hingga bila dibanding saat ini, kesulitan di jaman serba canggih dan digital ini, tak seberapanya.
Mereka kuat dan sangat kuat dengan keterbatasan keadaan.
Buku ini berkisah tentang kelebihan dari wanita-wanita antara lain :
- Khadijah ra, istri rasul yang menyerahkan seluruh hartanya untuk membantu rasul berjuang menegakkan agama Islam
- Cerdasnya Aisyah ra, putri Abu Bakar menjadi istri nabi, mempunyai otak cerdas hingga beliau sebagai periwayat banyak hadist.
- Hafsah binti Umar, penjaga mushaf hingga ajal menjemput, Hafsah mewarisi sifat ayahnya; kuat, cerdas, berani dan pandai berbicara. Dia mempunyai kemampuan membaca dan menulis yang jarang dimiliki oleh masyarakat quraisy saat itu, ampu menghafal Al quran.
- Zainab Al Kubra, putri nabi, sebelum aturan pasangan harus sama-sama memeluk agama Islam, telah menikah, dan harus berpisah dengan kekasih hati karena perbedaan agama, dengan kekuatan doa, prasangka baik, Allah membolak hati sang suami hingga mereka bersatu kembali.
- Dua putri rasul diceraikan oleh dua anak Abu Lahab, Ruqayyah dan Ummu Kultsum, karakter dan kisah hidup mereka hampir mirip, dengan jarak umurnya dekat. Pertentangan dengan Abu Lahab, sehingga mengharuskan anak-anaknya menceraikan putri rasul, sebelum dicampuri, putri rasul mengikuti jejak ibunda memeluk agama Islam.
- Fatimah Az Zahrah, cinta tersembunyi untuk Ali bin Abi Thalib, begitu pula sebaliknya. Semenjak ibunda Khadijah meninggal dunia, Fatimahlah yang mengurus nabi hingga menikah kembali. Tumbuh bersama Ali, Ali seorang lelaki miskin melamar Fatimah, cinta yang lama terpendam menjadi halal.
Percintaan, pertentangan dan penolakan kaum non muslim, mengharuskan mereka berpisah, perperangan ditinggal belahan jiwa, kesulitan ekonomi, ketegaran, berjuang dalam peperangan, menyebarkan agama Islam, ridho dan ikhlas atas ketetapan Allah SWT.
Banyak kisah lain, yang menggugah hati, begitu hebatnya wanita-wanita di masa lalu.
Di Langit Tanjungpandan-Pangkalpinang, 3 Maret 2023