Perlunya Trust

Nyimak pembicaraan kelompok pegiat sekolah di beberapa minggu yang lalu, pembahasan sekolah SMP, SMA tertentu (bukan negeri) di kotaku, yang sepi dari pendaftaran murid baru.

Ada ide terkait solusi-solusi, salah satunya, SMP dan SMA Negeri favorit jangan menambah kelas baru (cukup kuota standar saja), tapi karena desakan calon wali murid dan murid baru, sering sekolah favorit ini mengajukan penambahan kuota.

Aku nyimak senyimak-nyimaknya.

  • Yang aku tau, yang diskusi ini anaknya rata-rata di sekolah negeri favorit, karena emang zonasi dan anaknya pinter-pinter. Ada beberapa saja yang pinter tapi disekolahkan ke sekolah Islam Terpadu (IT)
  • Trus karena pernah deket dengan para pengurus pondok yang pernah dapet program LPK, sering mereka update status dan kasih tau pas bukaan tahun ajaran baru, buuuu murid kami banyak, 1 angkatan 133 bu (level pondok sederhana bagi saya buanyak ini)
  • Trus jelong-jelong di kotaku, malah ada yang membangun sekolah lebih besar (pengembangan) dan keren (berarti pangsa menjanjikan)
  • Yang lama juga, sekolah dengan dasar agama di daerah pasar induk, daerah Gramedia, daerah RS Jl. Selan, sekolah IT di daerah Tua Tunu dan daerah Selindung (ini yang saye tau, maklum maennya nga jauh2 amat)
  • Model baru tumbuh buanyak, alam, sistem mondok.

Jadi setelah akoh nyimak dan akhirnya mikir, 

  • Sekolah itu mestilah punya dan memberikan trust, dan bukti bahwa murid yang diajar akan aman nyaman di sekolah, hebat dan keluarannya bisa bersaing di level yang lebih tinggi, 
  • Trust dengan model output yang unggul, keluaran sekolah yang langsung disambut kerja atau beasiswa ke depan, ahli marketing, Teknologi, entah itu berbayar mahal atau gratis, akan mempunyai follower masing-masing 
  • karena orangtua itu pasti mati-matian agar anaknya lebih baik dari dirinya, tugas orangtua tertunaikan dengan memberikan asupan gizi ilmu dan pendidikan dengan baik dan apalagi berprestasi, rasa syukur itu tersalurkan dengan 7 hari 7 malam update status atas prestasi anaknya🤭.

Edisi cerita dengan teman, sistem zonasi di wilayahnya hanya 1 SMA Negeri, karena penjuru mata angin lainnya wilayah tempat tinggalnya adalah sungai dan laut😁.

Copyright © Catatan Cika 2021