Perayaan Maulid di Desa Pangkal Niur

Adat istiadat di kampung-kampung di Pulau Bangka yaitu merayakan hari besar agama Islam secara bergantian/dibagi dengan desa-desa sekitar, dengan kesepakatan para tokoh agama dan perangkat desa, untuk waktu hari perayaannya. Sehingga para tetamu dapat mengunjungi desa-desa yang merayakan, dengan ketentuan…. siapa datang, sanak atau bukan, masuklah mari bersama-sama merayakan, dengan jamuan yang disiapkan setiap warga di rumahnya.

Jamuan khas tak lain adalah ketupat dan lepet dengan lauk pauknya. Ketupat dibuat dari beras direbus dengan menggunakan daun kelapa muda, seperti lontong. Sedangkan lepet ketan dimasak dengan santan diberi sedikit garam dibungkus dengan daun kelapa muda dan diikat dengan tali sejenis pandan keras kemudian direbus. Aneka masakannya yaitu rendang, opor, sambal hati, baik dari ayam, sapi atau bebek. dan tak lupa dodol.

Kali ini saya bersama teman, berkunjung ke 5 rumah, mestilah makan…, meskipun kami terkadang hanya minum karena luar biasa banyak menu yang disajikan sedangkan kami taklah sanggup, hanya ambil sesanggupnya kami saja, jangan sampai mubazir.

Semoga berkah para masyarakat Desa Pangkal Niur, rezki selalu bertambah dan selalu sehat. Aamiin ya robbal’alamin

Tahun ini Desa Pangkal Niur merayakan Maulid Nabi SAW

Foto desa berlatar belakang Bukit Maras

Pangkal Niur Bangka, 8 Oktober 2023

Copyright © Catatan Cika 2021