Karya : Tere Liye
Buku ini mengisahkan perjuangan anak muda bernama Karang, pecinta edukasi anak-anak, berasal dari anak yang tidak beruntung, diasuh oleh keluarga Ibu-Ibu Gendut, Karang kesayangan suami Ibu-Ibu Gendut. anak muda yang mempunyai trauma akan masa lalu, di mana edukasi dengan menggunakan perahu terhempas ombak yang menyebabkan salah satu anak asuhnya Kintan meninggal dunia. Trauma yang lama dipendam, menutup diri akan dunia ini. Berubah menjadi manusia kembali dengan membantu sebuah keluarga kaya mengedukasi anaknya Melati yang buta dan tuli, mengenalkan dunia ini dengan penuh pengharapan bahwa Tuhan itu selalu sayang ummat-Nya, meskipun bagaimana keadaannya. Dengan berbagai keajaiban dalam pengenalan benda, arti kepada Melati yang sebelumnya tidak tau apa-apa. Anak gadis cantik yang dibebaskan ibunya untuk berbuat apa saja karena menaruh kasihan atas keterbatasannya, hal ini menyebabkan Melati tidak tau apapun, tidak tau apa itu sendok, untuk apa, bahayakah?. Telaten ya Karang mengajar, dengan penuh penolakan dari Melati, dengan penuh kegagalan, selalu yakin ada jalan agar Melati bisa. Dari keyakinan ini Melati bisa dan merubah rasa benci Karang kepada semua, menjadi sayang dan yakin akan kehidupan ini tidak akan selalu menghukum tapi memberi pelajaran kehidupan. Bunda Melatipun menjadi yakin bahwa keterbatasan Melati banyak kemampuan yang dapat muncul dari diri Melati yang selama ini diabaikan karena kata kasihan.
