Selain AC (Ambacht School), terdapat juga A1 dan A2. Laa apa ini… kayak ukuran kertas aja ya, yuk kemon saya cerita.
Bukit Samak merupakan kawasan perumahan para pegawai Belanda jaman dahulu, yang bergerak dalam bidang pertambangan timah.
A1
Merupakan rumah dinas yang ditempati oleh Kepala Administrasi tambang Belanda berada di puncak Bukit Samak, Desa Lalang Kecamatan Manggar Kabupaten Belitung Timur. Nama A1 diambil dari nomor rumah tersebut. Bangunan ini merupakan rumah peninggalan perusahaan timah swasta Belanda, N.V. Billiton Maatschappij (B.M). Pembangunannya dimulai pada tahun 1916 sewaktu perusahaan tersebut membuka komplek perumahan baru untuk para pegawainya.
A1 disebut juga BC Heuvel (bukit BC). BC = Bedrijf Chef = Kepala Perusahaan.A1 berada paling tinggi di Bukit Samak ini.
Tetapi sekarang A1 telah berubah wajah, telah diubah pemiliknya menjadi tempat wisata dan penginapan, sehingga ruang dan bangunan dipugar untuk kebutuhan jumlah ruang penginapan.
A2
Sedangkan A2 berada di bawah A1 letaknya (ketinggian level ke-2). Dahulu A2 menjadi kediaman dokter yang melayani kesehatan karyawan perusahaan tambang. A2 sekarang, ditempati oleh Bupati Belitung Timur bapak Burhanudin sebagai rumah dinas.
Desain rumah A2 termasuk dalam kelompok arsitektur Indo-Eropa, gaya ini memadukan arsitektur modern yang disesuaikan dengan iklim, bahan bangunan dan teknologi yang berkembang pada saat itu. Ditandai dengan gevel (gable) segitiga pada bagian depan, tower segitiga delapan yang terbilang langka untuk rumah tinggal, bouvenlich atau lubang ventilasi motif kreypak, plafon yang tinggi dan volume ruangan yang lebih besar untuk menyesuaikan iklim tropis.
Dari cerite para tokoh bahwa rumah ini merupakan desain para insinyur-insinyur muda dari Belanda yang baru tamat langsung diterjunkan ke lapangan untuk mewujudkan ide-ide mereka.
Saya sangat tertarik dengan motif lantainya, beda-beda disetiap ruang, sangat unik, diceritakan bahwa keramik ini dicetak di pabrik negara Portugal.
Pemandangan dari atas bukit ini sangatlah indah, luas terlihat hamparan pantai, laut dan lapangan golf Manggar. Memang hebatlah Belanda kalau soal memilih tempat, mengawasi dari ketinggian untuk memantau aktivitas seperti perahu/kapal musuh datang terlihat jelas.
Bukit Samak Manggar Belitung Timur, 22 September 2021
Sumber dari tokoh Pemda Belitung Timur dan web disbudpar.belitungtimurkab.go.id.












