Nongkrong di Cafe

Aku bukanlah tipe orang yang hobi keluar rumah, tapi sesekali dengan kata healing tuk cuci mata.

Berada di cafe ditengah deretan meja bundar dengan riuh rendah pengunjung yang datang.

Setelah sekian lama menikmati suasana, lagi-lagi aku dengan secangkir teh tawar panas, hingga sering kali diprotes, kalo hanya minum teh tawar panas ngapain ke cafe? (ada cerita episode teh yang menggoda).

Mata dan telingaku tertegun menyimak 2 meja dengan kursi yang penuh, di sisi kanan kumpulan pemuda kusebut kelompok 1, dan sebelah kiri kelompok 2.

Asyik sekali mereka bercerita, senda gurau.

Tapi dari kesemua ada perbedaan yang luar biasa.

Kelompok 1, omongan politik, sama dengan kelompok 2, tapi lagi-lagi ada yang beda.

Kelompok 1 mengulas tentang kemenangan para politik dengan membicarakan strategis yang telah dilakukan para pemenang.

Kelompok 2 mengulas tentang kemenangan para politik, arah kebijakan nanti dan pangsa pasar bagaimana.

Tiba-tiba salah satu anggota kelompok 2 menerima telp, 

“Oke, aku ada rental mobil, bisa bisa, langsung saya antar ya. Apa lagi yang bisa saya bantu dan kerjasamakan?.”

Kelompok 1, belum berpindah topik, masih dengan pembahasan stategi yang telah dilakukan para pemenang.

Ya itulah bila berada di tengah keramaian.

Asyik-asyik saja.

Tinggal diri menyikapi dan tentunya menikmati hidangan yang saya pesan.

Buka pola pikir dan cara pandang menyikapi hidup agar enjoy, bermanfaat and happy😁👌.

Copyright © Catatan Cika 2021