Suatu bangsa membangun peradaban dari berbagai segi, berbagai bidang hingga puncaknya tercapailah kata makmur dan sejahtera, kebutuhan masyarakat terpenuhi, rasa aman.
Tapi ternyata taklah bertahan lama, ada saja perperangan hingga hilang dan putusnya peradaban.
Dari canggih, berilmu tinggi sirna karena tokoh, para ahli dan buku-buku sirna.
Maka mulailah orang-orang baru berupaya mencari, menemukan dan menciptakan ilmu.
Balik ke titik NOL utk menuju kata makmur.
Terkadang melalui bangunan tua, kita mengetahui bahwa ternyata orang bahelak pada hebat dalam berkarya
Yap, membangun dengan sepenuh hati, rapi, bermakna, kuat, kokoh dan jelas berkonsep.
Sekarang?
DED?
Moga disetiap DED hadir hati dan penghormatan akan keilmuan.
Semarang, 12 Desember 2021
